Jadwal Piala Dunia 2010 RCTI BUDAYA antri mungkin sudah menjadi kebiasaan masyarakat Afrika Selatan. Namun mereka belum terbiasa dengan sistem online yang diterapkan FIFA dalam penjualan tiket Piala Dunia 2010. Karenanya, beberapa penggila bola sempat kebingungan saat kerusakan sistem komputer yang kemudian berujung pada aksi dorong.
“Kami, masyarakat Afsel, tidak terbiasa membeli tiket online. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya bahkan sedikit bingung. Anda hanya tahu dari aplikasi Anda, tapi Anda tidak mendapat respon apa pun. Anda tidak tahu siapa yang bakal dihubungi. Saya merasa kecewa terhadap FIFA setelah itu,” ungkap Bheki Sibanyoni (50), seorang warga Afsel yang mengantri sejak pukul 01.00 dinihari , Jumat (28/5). Sibanyoni mendatangi pusat penjualan tiket Soweto pada Kamis (27/ 5) tengah malam untuk ikut mengantri pembelian tiket Piala Dunia 2010.
Saat tiba, dia sudah mendapati 800 orang yang mengantri di tempat yang sama. Agar posisi mengantrinya tidak diserobot, Sibanyoni dan para pengantri lainnya melakukan berbagai cara. Mulai dari menggelar tempat duduk yang sengaja dibawa dari rumah hingga sekedar menggelar koran. Mereka makan dan minum di titik antri tersebut hingga tempat penjualan tiket dibuka. “Orang- orang sudah mengantri di sini sejak pukul 01.00 di pagi hari. Jika mereka melihat Anda datang dan Anda tidak memiliki nomor, maka mereka akan memandang dengan sinis,” ujar Costa Vlassis (37),. Kerusakan sistem penjualan tiket kemarin bukan yang pertama kali dialami FIFA. Kesalahan komputer dialami Tom Donaldson, seorang pebisnis asal Cape Town yang sudah jauh- jauh hari membeli tiket. Donalson yang membeli 24 tiket ditempatkan di barisan penyandang cacat dan bahkan di pertandingan yang salah. Setidaknya diperlukan waktu dua minggu untuk perbaikan tiket tersebut.
Minggu, 30 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar