Rabu, 18 November 2009

'2012' Raup Rp2,1 Triliun

Mungkinkah ada Download Film 2012 Gratis ? DUNIA sepertinya tengah dilanda demam film tentang kiamat 2012. Bayangkan saja, baru diputar tiga hari, Film 2012 yang dibintangi oleh John Cusack itu sudah meraup pendapatan 225 juta dolar Amerika atau lebih dari Rp2,1 triliun.

Mengutip dari Reuters, Senin (16-11), 2012 di Amerika Serikat dan Kanada saja uang yang diperoleh dari penjualan tiket 65 juta dolar atau setara dengan Rp607 miliar lebih.

Tak hanya itu, di 105 negara film yang disutradarai oleh Roland Emerich tersebut mampu mencetak pendapatan 160 juta dolar atau sekitar Rp1,5 triliun. Columbia Pictures, distributor film 2012, menyebut kalau film yang bercerita mengenai akhir zaman itu menjadi film terlaris sepanjang sejarah. Rata-rata film laris sepanjang sejarah biasanya film yang diadaptasi dari buku-buku laku. Seperti film Harry Potter atau The Da Vinci Code. Atau film-film bersekuel, macam Batman Begins dan The Dark Knight.

Di Jakarta, film yang diputar sejak Jumat (13-11) di bioskop jaringan 21 juga dipenuhi antrean penonton yang penasaran dengan film 2012. Tiket 2012 hampir semuanya laku terjual di tiap jam pertunjukan. Di antaranya, di Kelapa Gading, Cilandak Town Square, dan Pejaten Village.

Tak Berani Hancurkan Kakbah

Sementara 2012 menampilkan bumi yang hancur karena terjadi pergeseran kutub magnet bumi. Berbagai bencana pun melanda bumi, mulai dari gempa dahsyat, gunung meletus, hingga tsunami. Di film tersebut semua bangunan simbol keagamaan seperti patung Yesus di Rio de Janeiro, St. Peter's Basilica di Vatikan, dan kuil di Tibet luluh-lantah. Tapi sang sutradara Roland Emmerich tidak menghancurkan Kakbah. Kenapa?

Seperti dikutip dari Guardian, Jumat (13-11), sutradara asal Jerman itu enggan untuk menghancurkan simbol suci umat Islam Kakbah di film garapannya. Ia tak mau filmnya dianggap melecehkan umat Islam.

Awalnya ia memang berniat untuk menampilkan visual kehancuran simbol-simbol penting di dunia, termasuk Kabah. Namun Roland mendapat peringatan dari penulis naskahnya kalau ia tidak bisa melakukannya dengan simbol yang satu itu. "Penulis naskah Harald Kloser bilang kalau kamu melakukannya pada simbol itu, kamu bisa terkena fatwa," ujar Roland. n OZ/L-2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar